Pacaran VS Ta’aruf

Pacaran itu cinta diawal perkenalan bahkan sebelum kenalan | Ta’aruf itu cinta setelah ada ikatan.

Pacaran cenderung jatuh cinta | Ta’aruf cenderung membangun cinta.

Pacaran cinta diawal 100%, makin hari makin berkurang | Ta’aruf cinta diawal 10%, makin hari makin meningkat.

Pacaran caranya barat teladannya sekuler | Ta’aruf caranya Islami teladannya Nabi.

Pacaran HINAKAN WANITA | Ta’aruf MULIAKAN WANITA

Pacaran jadikan wanita kayak barang diskonan, yang penting pegang – pegang dulu, diacak – acakin, beli atau gak urusan nanti | Ta’aruf jadikan wanita seperti barang ekslusif terletak di toko mewah dan bersegel. mau buka segel? pastikan dulu bayar di kasir.

Pacaran bikin wanita murah “harga dirinya” masa sepotong es krim + coklat sudah boleh ngapa – ngapain? *sedih* | Ta’aruf bikin wanita terjaga “harga dirinya”. hanya mahar di waktu akad dan wali yang bisa menghargainya.

Pacaran tak sama dengan Ta’aruf, dan pacaran bukan juga bagian dari ta’aruf. JANGAN DISAMAKAN. Sayangnya pacaran hari ini jadi lifestyle generasi kita, gak remaja, gak dewasa, anak TK pun sudah mulai kena dampaknya. Anak SD bisa “katakan cinta” dibilang gaul, gak punya pacar malah dibilang katrok. Apalagi SMP hingga SMA, pacaran sudah membudaya. Jadi kebiasaan yang selalu diwariskan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan sebanyak 32% remaja usia 14 – 18 tahun di kota – kota besar Indonesia (Jakarta, Surabaya, dan Bandung) pernah berhubungan seks. inilah hasil dampak jelas dari pacaran. Lanjut akibat dari pacaran –> hamil diluar nikah? itu biasa! 1 dari 5 remaja hamil di luar nikah  20,9% ABG hamil diluar nikah.
Itu baru yang diketahui dan didata yang tak terlihat dan tak terdata tentu lebih banyak. Pacaran belum apa – apa udah panggil cinta, panggil sayang. sama ibu sendiri udah panggil sayang belum?

Pacaran nih buat yang WANITA, laki – laki pacaran itu 99% syahwatnya cuma 1 & cintanya. Pacaran nih buat yang WANITA, laki – laki pacaran itu selalu mencari 1001 cara agar bisa memegangmu, menyentuhmu *jaga diri*. Pacaran nih buat yang WANITA, pacaran itu hanya akan menghinakan dirimu, sekali lagi hanya menghinakan *CATAT*.

Pacaran nih buat yang LAKI – LAKI, relakah dirimu jika saudari wanitamu, jika ibumu dipegang2 atau disentuh orang lain? jika kau mencintai ibumu, maka tolong jaga kehormatan wanita lain dengan menikahinya. jika belum sanggup menikahinya maka jaga dirimu, sibukkan dirimu dengan kebaikan.

Memang tak semua pacaran berujung pada hamil diluar nikah, tapi semua hamil diluar nikah berawal dari pacaran. Pacaran katanya biar semangat belajar dan tambah pintar, faktanya jadi pintar bohong. Pacaran katanya biar ada temen curhat jika ada masalah, faktanya setelah pacaran malah punya segudang masalah. katanya ngebahagiain, faktanya banyak ngecewain.

WANITA shaleha yang dirindukan syurga jika hari ini terlanjur sudah pacaran, langsung dia putuskan saat ini juga.
LAKI – LAKI sholeh yang dirindukan syurga jika hari ini terlanjur sudah pacaran, langsung dia putuskan saat ini juga.

Masalah hidup menumpuk, resah, gelisah, gak tenang. Pacaran sih, makanya jadi gak dirihoi Allah aktivitasnya. Untuk yang sekolah atau kuliah nilai jeblok mulu, selalu ada masalah di sekolah atau kampus jangan – jangan masih pacaran. kalo masih pacaran dan berani intuk putusin, kami yakin akan segera diberi kemudahan olehNya.

Udahan dulu ya🙂

Sumber : @Sahabat_Rasul, #Pacaran vs #Ta’aruf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s