Surat Cinta Noura untuk Fahri (Ayat – Ayat Cinta)

Wahai orang yang lembut hatinya, Anggaplah saat ini Aku sedang mencium kedua telapak kakimu, dengan air mata haruku.

Kalau kau berkenan dan Tuhan mengizinkan, Aku ingin menjadi abdi budakmu dengan penuh rasa cinta. Menjadi abdi dan budak bagi orang shaleh, Yang selalu memanusiakan manusia dan dengan tidak mendzaliminya.

Wahai orang yang lembut hatinya, Sebenarnya aku merasa tidak pantas sedikitpun menuliskan ini semua.
Tapi rasa hormat dan cintaku padamu yang tiap detik semakin membesar di dalam dada terus
memaksanya dan aku tiadalah pantas mencintaimu tapi apa yang bisa aku buat oleh makhluk dhaif seperti diriku.

Wahai orang yang lembut hatinya, Aku tiada siapapun kecuali Allah dihatiku, Aku ingin menjadi yang halal bagimu. Yang bisa kau seka air matanya, Kau belai lembut rambutnya, dan kau kecup keningnya, Aku tiada berani berharap dari itu.

Wahai orang yang lembut hatinya. Apakah aku salah menuliskan ini semua. Segala yang saat ini menderu didalam dada dan jiwa, sudah lama aku menanggung nestapa, hatiku kelam oleh penderitaan, Aku merasa kau datang dengan seberkas cahaya kasih sayang, belum pernah aku merasakan rasa cinta pada seseorang, sekuat rasa cintaku padamu.

Aku tidak ingin mengganggu dirimu dengan kenistaan kata-kataku ini, jika ada yang bernuansa dosa semoga Alloh mengampuninya.

Aku sudah siap seandainya aku harus terbakar oleh panasnya api cinta yang membakar Laila dan Majnun. Biarlah aku menjadi Laila yang mati karena kobaran cintanya. Namun aku tidak berharap kau Majnun, Kau orang baik, orang baik selalu disertai Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s