Tweet favorit (@dwitasaridwita)

Pada akhirnya kau akan sadar, aku yang kau sia – siakan adalah seseorang yang paling kau butuhkan.

Wujud mencintai adalah menyediakan telinga ketika kaubercerita, meskipun kautak pernah dengarkan ceritaku.

Saat dua orang saling mengerti, maka tak ada waktu yang terlambat, tak ada jarak yang terlalu jauh. Itu jodoh.

Dia yang terlihat monster, akan terlihat seperti malaikat… jika kau mencintai kekurangannya.

Kamu tidak jelek. Mereka yang bilang gitu cuma gagal lihat kecantikan yang ada di dalam hatimu.

Bila terlalu rindu dan tak temukan cara untuk mengungkapkannya, aku memilih membaca pesan singkatmu yang masih kusimpan.

Wanita hanya minta dipertahankan ketika kau miliki banyak pilihan.

Cewe mencari pria tajir tanpa peduli sumber kekayaannya. Wanita mencari pria berpotensi yang mau diajak usaha.

Cewe mencari pria sudah mapan agar bahagia. Wanita mencari pria sederhana yang akan ia buat mapan saat mereka bersama.

Bukan tak bisa, kamu hanya butuh waktu untuk melupakan. Cinta yang terlalu banyak luka lebih banyak memberi pelajaran.

Wujud mencintai itu sederhana… gak bikin nangis.

Kadang, memaafkan pun jadi begitu sulit, ketika luka yang terasa tak mampu lagi dijelaskan kata-kata.

Wanita butuh pria bertanggung jawab daripada pria romantis, karena romantis terasa nyata dalam tanggung jawab pria.

Dia yang terlihat selalu baik-baik saja bisa saja tiba-tiba meledak ketika berkali-kali kausakiti hatinya.

Kau tak bisa jelaskan rasa kekagumanmu, yang kautahu, kau mencintainya dengan tulus. Cukup.

Dan, seperti biasa, aku hanya berani menatap, diam-diam… dari kejauhan.

Resiko mencintai dengan tulus, belum tentu dia yang menerima akan merasa telah dicintai dengan begitu dalam olehmu :’)

Cuma enggak tahu cara mengungkapkan melalui tindakan kalau aku sayang, tafsiranmu selalu beda, dan aku selalu aja salah.

Sungguh amat aneh kalau kamu menganggap saya menderita, karena sebenarnya yang saya lihat, kamulah yang meratap dan menangis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s